Kita Trader Forex [Bisa Tapi Bias]

Mengenal Forex sejatinya tidak hanya sebatas Beli atau Jual, ada banyak aspek yang harus kita ketahui, agar kita bisa mengerti dan memahaminya. Untuk menambah pengetahuan tentang Forex saat ini sudah sangat mudah didapat, dunia digital dan internet sudah banyak menyuguhkan hal-hal yang berkaitan dengannya. Mengerti dan memahami tentang Trading Forex harus kita sikapi sebagai suatu proses, rekam jejak dari proses tersebut adalah perjalanan yang harus kita lalui, memang butuh waktu, juga kesabaran untuk itu. Perjalanan dekat atau jauh adalah suatu proses yang 'berbuahpengalaman yang ‘tidak’ bisa dinilai, karena momentum kemaren, baik atau tidak, benar atau tidak, sudah tidak ‘mungkin’ untuk diperbaiki, yang bisa kita lakukan adalah melakukan ‘kebenaran’ untuk hari ini, dan hari ini.

Belajar banyak pengetahuan tentang forex, entah itu basic hingga advanced bukan ‘jaminan’ satu-satunya yang bisa membuat kita jadi ‘pemenang’, namun tidak berbekal ilmunya sama sekali untuk mengarungi ‘gelombang’ harga, adalah penjudi yang mencoba bunuh diri. Ibarat pemain bola profesional, trader juga harus selalu berlatih, bahkan memperbanyak melakukan review, observasi terhadap market, disamping secara terus menerus belajar dan belajar. Sesuatu ilmu, pengetahuan yang kita pelajari, serap dan kita pahami berkenaan tehknis analisis pasar, pergerakan dan perlakuan perubahan harga adalah ‘basic’ untuk seorang trader dalam menentukan ‘cara’ dalam tradingnya, Jadi lakukanlah ‘penyesuaian’ antara ‘bekal’ yang dimiliki dengan situasi dan kondisi kita sendiri, karena yang akan kita masuki adalah ‘pasar’ yang selalu bergerak. 

Untuk itu berilah perhatian lebih kepada aspek-aspek non tehknisnya, agar kita selalu menemukan titik keseimbangan sebelum mengambil opsi Beli atau Jual. Salah satu kunci sukses dalam trading adalah memahami kenyataan bahwa hanya kita sendiri yang bisa mengendalikan diri kita. Banyak trader yang memahami hal ini namun tidak melakukannya pada saat berhadapan dengan pasar. Sering kali mereka mencoba memaksakan kehendak kepada pasar dengan berbagai tindakan guna memperoleh profit, dan secara tidak sadar mereka telah melawan pasar yang pada akhirnya akan menyebabkan kerugian. Pengendalian emosi ketika seorang trader mempunyai posisi yang masih terbuka di ‘pasar’ adalah hal yang mutlak. Jauhkan pikiran atau tindakan untuk melakukan ‘intervensi’, tapi lakukanlah jika itu diperlukan dengan pertimbangan yang matang dan tentunya pada saat yang tepat.
Trader yang baik tidak akan terlalu terpengaruh pada hasil trade sebelumnya, profit atau loss tetaplah menjaga keterlibatan emosi kita. Percayalah ‘Keberhasilan’ itu akan datang kepada kita yang ‘selalu’ melakukan ‘Perubahan’.